Songa Rafting Probolinggo sebuah tempat rafting yang berada di
Probolinggo, Jawa Timur dan memiliki lintasan paling seru. Di songa
rafting itu memiliki 2 pilihan yang sangat menarik yakni rafting di
Pekalen atas dengan jarak tempuh 12 kmSebelum berangkat peserta akan diberi penjelasan singkat tentang cara berarung jeram. Untuk menuju ke lokasi, peserta akan dinaikkan mobil pickup terbuka. Dengan posisi berdiri dapat menampung sekitar 12 orang dan harus berpegengan erat di pegangan pinggir mobil karena jalan yang dilalui lumayan menanjak naik turun. Sesudah turun dari mobil, peserta harus menyusuri jalan setapak yang lumayan jauh dan curam, sehingga stamina banyak terkuras disini.Inilah tantangannya. Selama perjalanan peserta akan disuguhi indahnya 7 air terjun (diantaranya bernama Air Terjun Angin-angin), goa-goa kelelawar dan struktur batuan alami. Masih begitu alami dan airnya masih begitu jernih dan segar. apalagi oleh guide-nya, peserta sengaja diberhentikan tepat di bawah derasnya guyuran air terjun. Dijamin semua peserta akan langsung dapat merasakan segar dan derasnya guyuran air terjunnya.Goa kelelawarnya pun masih begitu lengkap dengan ratusan kelelawar yang sekali-kali memekik dan beterbangan kesana-kemari. Bau anyir dari kelelawar dan kotorannya begitu terasa ketika melewati sana.
GUNUNG BROMO
Gunung Bromo, merupakan gunung berapi yang masih aktif dan yang
paling terkenal di Jawa Timur dengan kunjungan yang paling ramai setiap
tahunnya. Gunung Bromo memiliki ketinggian 2.392 Meter dari atas
permukaan laut dan berada dalam empat lingkup kabupaten, yaitu
Probolinggo, Pasuruan, Lumajang dan Kabupaten Malang. Keadaan alam
gunung Bromo bertautan pula dengan lembah, ngarai, caldera atau lautan
pasir dengan luas sekitar 10 Km.
Gunung Bromo juga termasuk dalam satu kawasan Bromo Tengger
Semeru National Park, dimana terdapat beberapa obyek wisata yang bisa
dikunjungi seperti, Gunung Semeru, Gunung Tengger, Gunung Batok,
beberapa danau dan Gunung Bromo sendiri. Sebagai gunung berapi yang
masih aktif, Gunung Bromo telah mengalami letusan dengan interval waktu
yang teratur dalam 20 abad ini, yakni sekitar 30 tahun sekali. Letusan
terbesar terjadi pada tahun 1974 dan kembali meletus di tahun 2010.
Gunung Bromo mempunyai sebuah kawah dengan garis tengah
sekitar 800 meter yang terbentang dari utara ke selatan, dan 600 meter
dari timur ke barat. Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan
jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo.
RONGGOJALU
Selain dijadikan sebagai obyek wisata, danau Ronggojalu juga
digunakan sebagai sarana air bersih dan industri untuk kepentingan
masyarakat Probolinggo.
Danau Ronggojalu terletak di kecamatan Tegalsiwalan, dengan mata air
yang terbentuk dari bentukan alam dan memiliki kapasitas 3000 liter per
harinya. Dari volume air yang melimpah dan jernih inilah, masyarakat
memanfaatkan danau Ronggojalu sebagai sarana irigasi untuk sawah dan
untuk kebutuhan air minum kota.
Di lokasi danau ini, sebagai fasilitas untuk rekreasi keluarga pihak
pengelola menyediakan kolam untuk anak-anak, penyewaan ban dan beberapa
warung yang menjual berbagai makanan. Suasana yang sejuk dan hijau,
ditambah dengan udara yang bersih sangat cocok menjadikan danau ini
sebagai area rekreasi keluarga.
CANDI JABUNG
Terletak di desa Jabung Candi,
Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Berjarak hanya
Candi Jabung dibangun pada tahun 1354 Masehi, pada masa kebesaran kerajaan Majapahit. Dalam kitab Nagara Kertagama Candi Jabung di kunjungi oleh Raja Hayam Wuruk pada tahun 1359 Masehi. Berdasar kitab Pararaton, candi ini diperkirakan dibangun untuk tempat pemakaman Bhra Gundul salah seorang keluarga raja. Di sekitar Candi Jabung banyak sekali dijumpai pohon maja dengan buahnya yang berwarna hijau, berukuran sebesar melon, dan rasanya yang pahit.
AIR TERJUN MADAKARIPURA
Air terjun Madakaripura, terletak di kecamatan Lumbang, Probolingo dan merupakan air terjun yang sangat indah untuk dikunjungi.
sekitar 5 km dari Kraksaan dan 500
meter dari pinggir jalan raya Surabaya - Situbondo.Candi Jabung adalah candi
peninggalan kerajaan Majapahit
Candi Jabung dibangun pada tahun 1354 Masehi, pada masa kebesaran kerajaan Majapahit. Dalam kitab Nagara Kertagama Candi Jabung di kunjungi oleh Raja Hayam Wuruk pada tahun 1359 Masehi. Berdasar kitab Pararaton, candi ini diperkirakan dibangun untuk tempat pemakaman Bhra Gundul salah seorang keluarga raja. Di sekitar Candi Jabung banyak sekali dijumpai pohon maja dengan buahnya yang berwarna hijau, berukuran sebesar melon, dan rasanya yang pahit.
AIR TERJUN MADAKARIPURA
Air terjun Madakaripura, terletak di kecamatan Lumbang, Probolingo dan merupakan air terjun yang sangat indah untuk dikunjungi.
Air terjun ini masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Bromo
Tengger Semeru, dan memiliki bentuk seperti ceruk yang dikelilingi bukit yang
meneteskan air pada seluruh tebingnya seperti layaknya hujan yang turun.
Di balik Air Terjun Madakaripura terdapat pula sebuah gua,
dan untuk masuk ke sana harus terlebih dahulu melewati kolam air yang ada tepat
di bawah Air Terjun Madakaripura. Dengan arus air setinggi 7 Meter dan arus air
yang sangat deras membuat goa ini sulit untuk dijangkau.
Dibalik keindahannya yang agung, Madakaripura dipercaya
sebagai tempat bertapa mahapatih Gajahmada pada era kerajaan Majapahit.



